Wabup Takalar H. Hengky Yasin Melayat Rumah Duka Yang Viral… Disosmed di Desa Pa’rappunganta

Husaini nappu

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:02 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, Pereirapost.id – Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin menunjukkan rasa empati dan kepedulian mendalam dengan mendatangi rumah duka dua bocah yang meninggal dunia akibat musibah tragis di Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Kamis (28/05/2026).

Kedua korban diketahui bernama Arzaki (4) dan Asril (3), warga Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rappunganta. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di area pembangunan Sekolah Rakyat, tempat keduanya diduga bermain tanpa pengawasan orang tua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 18.00 Wita pihak keluarga mulai mencari keberadaan kedua anak tersebut karena belum kembali ke rumah. Orang tua bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan desa hingga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, namun keduanya belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 18.30 Wita, masyarakat bersama aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pencarian intensif di area proyek pembangunan Sekolah Rakyat. Suasana haru dan kepanikan menyelimuti warga yang turut membantu proses pencarian hingga malam hari.

Setelah beberapa jam dilakukan pencarian, tepat pukul 21.40 Wita, kedua bocah malang itu ditemukan di dalam lubang galian safety tank WC Sekolah Rakyat dalam kondisi terapung dan sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut sontak membuat keluarga dan warga sekitar histeris serta larut dalam duka mendalam.

Dalam kunjungannya ke rumah duka, Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga memberikan dukungan moril serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat tersebut. ( Irwandi )

Berita Terkait

DPMK Subulussalam Terima Keberatan Pilkam Gunung Bakti, Status Domisili Nasti Dipertanyakan dan Diminta Diverifikasi
Agus Sudrajat Bangga dengan Kekompakan dan Gebrakan Program SWI Jabar
Tidak Patuhi Putusan Inkrah Komisi Informasi, Kades Jatireja Suwandi Terancam Digugat di PTUN Bandung@
Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
Pelayanan Dipertanyakan, Pasien Kritis Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Jaya Mekar Padalarang  
Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026
Diduga Gunakan Ijazah Palsu N Akhirnya akan Diilantik Sebagai Anggota BPD Pengisian Perempuan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru