Sejarah Terbaru di Takalar: Bocah Kelas Satu SD Harumkan Nama Indonesia Dikanca Internasional 

Husaini nappu

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:05 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwirapost.id – Prestasi membanggakan dan luar biasa kembali ditorehkan oleh generasi muda asal Kabupaten Takalar di panggung teknologi dunia. Muhammad Alfarizqi Faried, seorang siswa yang baru duduk di bangku kelas 1 SDN 5 Ballo, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Tingkat Nasional sekaligus Juara 4 Tingkat Internasional dalam ajang robotik bergengsi bertajuk “Cordeavour 7.0 International”.

 

Kompetisi robotika kelas dunia tersebut diselenggarakan oleh lembaga edukasi teknologi global, STEMPedia, dan berlangsung secara kompetitif di Universitas BINUS. Ajang ini diikuti oleh ratusan peserta berbakat dari berbagai belahan dunia. Di usianya yang masih sangat muda, Alfarizqi berhasil menunjukkan kemampuan yang matang di bidang robotika hingga mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan dan Indonesia di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum melangkah ke level global, siswa SDN 5 Ballo ini memang telah dipercaya penuh untuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Keberanian dan ketangkasannya dalam merakit serta memprogram robot mampu menyisihkan kompetitor berat dari negara lain. Berdasarkan informasi yang dihimpun, posisi Juara 1 Tingkat Internasional pada kompetisi ketat tersebut akhirnya berhasil direbut oleh peserta tangguh asal India.

 

Di balik riuh prestasi tersebut, pihak keluarga menyatakan rasa bangga yang tidak terkira atas capaian besar Alfarizqi. Namun, di sisi lain, mereka juga menyayangkan minimnya perhatian dan publikasi dari pihak-pihak terkait di daerah terhadap pencapaian langka ini.

 

Pihak keluarga merasa bahwa apresiasi terhadap bakat-bakat teknologi sejak usia dini bentukan daerah terkesan masih berjalan sendiri tanpa dukungan moril yang masif.

“Anak kami mewakili Sulsel dan berhasil menjadi juara 1 tingkat nasional serta juara 4 tingkat internasional dalam lomba robot tersebut,” ungkap salah satu perwakilan keluarga Alfarizqi saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan tertulis WhatsApp pada Rabu (26/5/2026).

 

Pihak keluarga juga menambahkan bahwa informasi kemenangan ini sebenarnya sudah diketahui oleh kepala sekolah, namun mereka belum mengetahui pasti apakah laporan tersebut sudah diteruskan ke dinas terkait atau belum.

 

Jika ditinjau secara berimbang, fenomena ini memunculkan tantangan klasik mengenai pola komunikasi dan birokrasi penyerapan prestasi anak daerah. Sering kali, lambatnya koordinasi antara pihak sekolah dan dinas terkait membuat apresiasi dari pemerintah daerah terlambat datang. Manajemen sekolah dituntut lebih proaktif dalam melaporkan aset prestasi siswa, sementara dinas terkait perlu membangun sistem pemantauan yang lebih peka agar talenta muda seperti ini tidak berjalan tanpa apresiasi.

 

Kendati demikian, pencapaian luar biasa Muhammad Alfarizqi Faried menjadi bukti otentik bahwa anak-anak dari daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia, khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan robotika sejak usia dini. Keberhasilan ini pun diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda lainnya di Sulawesi Selatan untuk terus belajar dan berani berinovasi di ajang internasional. Hingga rilis ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat dilaporkan belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah apresiasi selanjutnya. ( Irwandi )

Berita Terkait

Jerry Massie Soroti Putusan MK: Polemik Syarat Pendidikan Gibran Bisa Berujung Ujian Konstitusi
Menjaga Integritas Hakim Konstitusi demi Tegaknya Negara Hukum
DPP LPPI Soroti Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong: Jangan Asal Menyimpulkan, Itu Rumah Dinas!
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
Rafly Jatilukito Ajak Generasi Muda Kawal September Hitam dengan Aksi Damai
Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara
FRONTAL Jawa Timur, Tekankan Pentingnya Regulasi Transportasi Online yang Berkeadilan
600 Pengemudi Ojol Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Ragunan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru