Jalan Rusak Parah di Ogan Ilir, Truk Patah Gardan hingga Picu Kemacetan

PERWIRA POST

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:54 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, 31 Maret 2026 — Kondisi jalan berlubang di ruas Tanjung Raja–Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kembali menimbulkan persoalan serius bagi pengguna jalan. Pada Selasa (31/3/2026), sebuah truk bermuatan pupuk kandang mengalami kerusakan berat setelah melintasi jalan yang dipenuhi lubang di depan kawasan PT Perkebunan Karet Beriang, Desa Tanjung Temiang, Kecamatan Tanjung Raja. Gardan truk patah dan roda mengalami kerusakan parah, sehingga kendaraan nyaris terbalik dan harus ditahan menggunakan kayu sembari menunggu bantuan mekanik.

Sopir truk mengungkapkan, insiden bermula ketika kendaraan melintasi tiga lubang besar secara beruntun. Akibat benturan keras, gardan patah dan roda tidak lagi berfungsi. Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari, mengingat kerusakan yang cukup parah pada bagian bawah kendaraan. Sementara itu, posisi truk yang melintang di tengah jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah kendaraan, terutama truk angkutan barang lainnya, terpaksa mengantre dan melintas secara bergantian dengan tingkat kehati-hatian tinggi untuk menghindari kecelakaan serupa.

Warga sekitar menuturkan, kerusakan jalan provinsi di wilayah tersebut telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun terakhir tanpa adanya perbaikan signifikan. Titik-titik kerusakan terparah ditemukan di sepanjang perbatasan Desa Tanjung Temiang hingga kawasan PTN VII Cinta Manis dan arah Betung, Kecamatan Lubuk Keliat. Lubang-lubang besar dan permukaan jalan yang tidak rata kerap menjadi penyebab kecelakaan, baik bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalur Tanjung Raja–Muara Kuang merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Ogan Ilir dengan pusat-pusat ekonomi dan distribusi barang di Sumatera Selatan. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Selain itu, kondisi jalan yang rusak juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari ketika visibilitas terbatas.

Masyarakat setempat mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan tersebut. Mereka menilai, perbaikan jalan tidak bisa lagi ditunda mengingat dampaknya yang luas terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, warga juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan dan investigasi terhadap pengelolaan anggaran infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Mereka berharap, upaya perbaikan jalan dapat dilakukan secara transparan dan berkelanjutan, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, truk yang mengalami kerusakan masih berada di lokasi kejadian dan proses evakuasi serta perbaikan terus diupayakan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi masih berjalan lambat dan pengendara diimbau untuk berhati-hati saat melintas di ruas jalan tersebut. Masyarakat berharap, perhatian serius dari pemerintah dapat segera terwujud demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Laporan: Pewarta Warga Ogan Ilir

Berita Terkait

DPMK Subulussalam Terima Keberatan Pilkam Gunung Bakti, Status Domisili Nasti Dipertanyakan dan Diminta Diverifikasi
Agus Sudrajat Bangga dengan Kekompakan dan Gebrakan Program SWI Jabar
Tidak Patuhi Putusan Inkrah Komisi Informasi, Kades Jatireja Suwandi Terancam Digugat di PTUN Bandung@
Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
Pelayanan Dipertanyakan, Pasien Kritis Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Jaya Mekar Padalarang  
Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026
Diduga Gunakan Ijazah Palsu N Akhirnya akan Diilantik Sebagai Anggota BPD Pengisian Perempuan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru