Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Kutacane, Kapolres Ajak Pelajar Raih Cita-Cita dan Jauhi Narkoba

PERWIRA POST

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:46 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Pesan penuh motivasi dan kepedulian disampaikan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. saat menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Kutacane. Senin 10 Agustus 2026

Di hadapan para siswa dan dewan guru, Kapolres mengajak generasi muda untuk terus belajar, disiplin, serta berani menetapkan cita-cita dan bekerja keras untuk meraihnya.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat menghancurkan masa depan.
“Raih cita-cita setinggi mungkin, jauhi narkoba, dan sayangi orang tua. Jadilah generasi muda yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah,” pesan Kapolres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bahaya narkoba, Kapolres turut mengingatkan pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Para siswa diminta tidak menggunakan knalpot brong karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban di lingkungan.

Kapolres menegaskan bahwa masa depan Aceh Tenggara berada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, para pelajar harus mampu menjaga diri, menghormati orang tua dan guru, serta menggunakan masa sekolah untuk membangun prestasi.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan dunia pendidikan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.

Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, Polres Aceh Tenggara terus berkomitmen hadir memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab. (Red)

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla
Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi dengan KPA
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”
Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan
Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran
Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari
HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan
Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru