Mencegah Anarkisme: Pelajaran dari Tragedi dan Komitmen Menjaga Damai di Aceh

PERWIRA POST

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:27 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | ​Gerakan Reformasi sering kali adalah narasi yang rumit, namun satu hal yang pasti: kekerasan dan anarkisme tidak pernah menjadi jalan keluar. Aksi demonstrasi yang semula murni untuk menyuarakan suara rakyat, dengan mudah disusupi oleh kepentingan politik, mengubahnya menjadi kekacauan.

​Tragedi yang terjadi di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, dan Makassar pada akhir Agustus 2025 menjadi pengingat pahit. Kemarahan publik yang beralasan, dipicu oleh isu seperti tunjangan rumah mewah DPR dan RUU TNI, disusupi dan berujung pada kekerasan. Kematian seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, seharusnya menjadi titik balik untuk menuntut keadilan. Namun, narasi itu dibajak, berujung pada penjarahan, perusakan fasilitas umum, dan hilangnya nyawa.

​Kekerasan dan anarkisme tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga melemahkan esensi sebuah gerakan. Tindakan destruktif ini tidak mencerminkan nilai luhur bangsa kita, apalagi masyarakat Aceh yang dikenal menjunjung tinggi adat istiadat dan perdamaian. Sejarah kelam Aceh telah mengajarkan kita betapa mahal harga dari sebuah konflik. Kita telah menelan cukup banyak pil pahit kekerasan di masa lalu, jangan biarkan kita menelannya lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PKC PMII Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan aspirasi sebagai jalan kebaikan, bukan dengan anarkis atau penjarahan. Di Aceh, mari kita rawat keindonesiaan dengan semangat keislaman-damai, bermartabat, dan penuh tanggung jawab.”

​Melihat apa yang terjadi di daerah lain, penting bagi seluruh masyarakat, khususnya di Aceh, untuk tetap waspada. Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dan ketertiban.

​Mari kita bersama-sama:

1. ​Hindari provokasi. Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang bertujuan memecah belah dan memicu anarkisme.

2. ​Tolak kekerasan. Jangan biarkan kekecewaan berubah menjadi tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum atau mengganggu ketertiban.

3. ​Jaga persatuan. Tetaplah bersatu dan berpegang teguh pada nilai-nilai persatuan dan kedamaian. Sampaikan aspirasi dengan cara yang damai, konstruktif, dan sesuai dengan hukum.

​Mari kita jadikan Aceh sebagai contoh bagaimana sebuah protes dapat disalurkan secara damai dan bermartabat, tanpa harus menodai nilai-nilai luhur bangsa. Mencegah anarkisme adalah tanggung jawab kita bersama (*)

Berita Terkait

Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan
PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi
Dewan Pers Dorong Validasi Keanggotaan Wartawan, SWI Nyatakan Dukungan Penuh
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Mengetuk Pintu Langit Lewat Air Bersih: Jejak Humanis Satres Narkoba Polres Takalar di Tanah Laikang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Pemkab Takalar Pasok Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Pallantikang dan Air Bersih Kini Lebih Terjamin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Dandim 1426/Takalar Paparkan Peran TNI AD Dukung Pembangunan dan Program Pemerintah Lewat Siaran Radio 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Jelang Pemberian Remisi HUT Ke-81 RI, Kalapas Takalar Perkuat Sinergi dengan Pemkab Takalar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pertama Kali Digelar, Bupati Takalar Daeng Manye Tegaskan Disiplin ASN melalui Apel Sore

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:56 WIB

P3A Tamalanrea di Desa Patani Disorot: Anggaran Negara Digelontorkan, Jaringan Irigasi Dipertanyakan Manfaatnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumat Curhat Jadi Jembatan Dialog, Kapolsek Mappakasunggu Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat

Berita Terbaru