Tolak Narasi dan Fitnah Bernuansa Politis Terhadap Zulkifli Hasan di Media Sosial

PERWIRA POST

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:58 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,11 Desember 2025-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia ( DPP LPPI ) Dedi Siregar menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial.

Kami menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan di duga ada yang menggiring opini untuk mengganggu kinerja Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang dimana saat ini banyak torehkan kebijakan yang pro rakyat dan saat ini tengah gencorkan bantuan kepada korban bencana Sumbar, Sumut dan Aceh

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

beberapa waktu lalu hingga saat ini opini dan narasi tendensius yang di arahkan kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan mengkait-kaitkan dengan bencana Banjir di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara bahkan banjir tersebut yang di salahkan Menteri Perdagangan dengan asumsi TESSO NILO, padahal TESSO NILO berada di provinsi Riau, dan di Riau tidak ada status bencana apapun,

kita ketahui bersama TESSO NILO itu adalah taman Nasional, Taman nasional itu tidak boleh diberi izin apapun, oleh karena itu TESSO NILO tersebut tidak ada kaitanya dengan menteri kehutanan bahkan memberi izin tidak dapat di keluarkan

kami sangat heran dan melihat ini terkesan politis framing tersebut, yang kaitkan-kaitkan dengan Pak Zulkifli Hasan saya agak-agak lucu melihatnya. Pak Zulhas 5 tahun jadi Menteri Kehutanan, padahal kerusakannya jauh terjadi sebelum pak Zulhas jadi Menteri Kehutanan

Oleh dari itu kami menyesalkan maraknya narasi dan tuduhan tidak berdasar yang menyerang Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, di berbagai platform media sosial.
menilai bahwa pola penyebaran informasi tersebut mengarah pada upaya pembentukan opini publik yang terkesan politis dan tidak mencerminkan etika komunikasi yang sehat.

Ketua Umum DPP LPPI menegaskan bahwa ruang digital saat ini mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan opini tanpa verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak serta mengedepankan data dan klarifikasi sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi yang berpotensi menyesatkan.

“Kami meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran narasi yang memojokkan, mengandung fitnah, dan tidak didukung oleh fakta. Serangan personal di media sosial hanya memperkeruh suasana dan tidak memberikan manfaat apa pun bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangan resminya.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi pengguna media sosial, untuk bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat, bermartabat, dan bebas dari kampanye negatif yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya

Berita Terkait

Nonaktifkan Kalapas Cibinong, DPP LPPI : Menteri Imipas Agus Andrianto Tak Main-Main Benahi Imipas
Karhutla Kaltim Diantisipasi dari Hulu ke Hilir, Pengamat Apresiasi Strategi Pangdam VI/Mulawarman
Home Industry Tembakau Sintetis Digerebek, Pengamat Apresiasi Kapolres Cimahi
Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Tolak Penggiringan Opini, Pengamat : Sikap Budi Arie Tetap Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran*
Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru