TMKK Jadi Bukti Komitmen Pemerintah dan TNI Atasi Stunting di Daerah Terpencil

PERWIRA POST

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:58 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Di tengah meningkatnya perhatian nasional terhadap isu stunting dan pentingnya kesehatan keluarga, kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di pelosok Gayo Lues membawa harapan baru bagi masyarakat. Melalui kegiatan terpadu bertajuk Program Manunggal KB Kesehatan (TMKK), TNI bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) turun langsung ke Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (16/10/2025), dengan membawa komitmen memperkuat ketahanan keluarga dari level paling dasar.

Kegiatan TMKK tahun ini mengusung tema “Bersama TNI Wujudkan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Sejahtera”, dan menawarkan berbagai layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Mulai dari pemasangan alat kontrasepsi seperti implan dan IUD, pemeriksaan kesehatan umum, penimbangan gizi balita, hingga penyuluhan pentingnya pencegahan stunting dan perencanaan keluarga. Antusiasme masyarakat yang tinggi menggarisbawahi kebutuhan mereka atas akses layanan kesehatan reproduksi dan gizi yang selama ini masih terbatas.

Wakil Bupati Gayo Lues yang hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya peran program ini dalam mendidik masyarakat mengenai perencanaan keluarga dan pola hidup sehat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa TMKK merupakan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui program seperti ini, kita berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, gizi seimbang, dan pola asuh yang tepat. Generasi masa depan kita harus dibentuk dengan fondasi kesehatan yang kuat agar mampu bersaing dan berprestasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, serta Ketua dan anggota DPRK Gayo Lues. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan politik yang kuat terhadap agenda penguatan layanan dasar, khususnya di bidang keluarga berencana dan kesehatan ibu-anak.

Dari sisi TNI, Komandan Kodim 0113 Gayo Lues menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam TMKK bukanlah di luar tugas pokok militer, melainkan bagian dari bentuk pengabdian institusi kepada rakyat. Menurutnya, keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional.

“TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah. Kami juga ikut bertanggung jawab dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk lewat program-program kesehatan seperti ini. Ini adalah wujud nyata bakti TNI di bidang sosial,” kata Dandim.

Desa Ulun Tanoh yang dipilih sebagai lokasi kegiatan menjadi simbol bahwa intervensi pemerintah, baik pusat maupun daerah, tidak hanya menyasar daerah perkotaan. Daerah pinggiran, yang masih kerap menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran gizi, perlu mendapat perhatian khusus untuk mengejar ketertinggalan.

TMKK di Gayo Lues merefleksikan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga kependudukan menjadi contoh praktik baik yang tidak hanya memperkuat pelayanan dasar, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya tanggung jawab keluarga dalam mewujudkan masa depan generasi yang sehat dan sejahtera. (J.PORANG)

Berita Terkait

Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan
Pasca Banjir, Babinsa Koramil 07/Blangjerango Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti di Desa Ketukah
​Sungai Pining dan Pertik Meluap, Satu Rumah Warga di Gayo Lues Terpaksa Dibongkar
Alat Bukti Lemah dan Tak Sah, Rabusin Minta Hakim Putus Bebas Tanpa Ragu
Kasus Kekerasan di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Penegak Hukum Didesak Tidak Tutup Mata

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Jum’at Berkah Polres Bireuen Sasar Tukang Becak, Tukang Parkir dan Masyarakat Kurang Mampu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Berita Terbaru