CIANJUR – Kabar bahagia menyelimuti keluarga besar SDN Gunung Batu, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas. Sebanyak 208 siswa-siswi di sekolah tersebut resmi terdaftar sebagai penerima manfaat beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi yang diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Lukmanul Hakim.
Kehadiran bantuan ini menjadi angin segar bagi para orang tua murid di tengah tantangan ekonomi. Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya sekolah sehingga tidak ada lagi anak di Desa Sindangjaya yang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 208 siswa-siswi di SDN Gunung Batu yang mendapatkan beasiswa PIP. Kami ingin memastikan anak-anak di Desa Sindangjaya tetap bisa sekolah dan orang tua memiliki semangat lebih untuk menyekolahkan anaknya,” ujar Lukmanul Hakim saat menyerahkan bantuan secara simbolis dalam kegiatan resesnya, Jumat (6/2/2025).
Selain beasiswa bagi ratusan siswa, pihak sekolah juga mendapatkan bantuan langsung berupa satu unit printer. Bantuan ini diberikan untuk menunjang kelancaran administrasi sekolah dan proses belajar mengajar agar pelayanan kepada siswa menjadi lebih maksimal.
Kepala Sekolah SDN Gunung Batu mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas perhatian nyata yang diberikan kepada anak didiknya. Menurutnya, bantuan ini adalah jawaban atas harapan para orang tua siswa selama ini.
“Kami keluarga besar SDN Gunung Batu sangat gembira dan bahagia. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang berpihak pada pendidikan. Bantuan ini sangat membantu percepatan pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi siswa-siswi kami,” ungkapnya.
Manfaat serupa juga dirasakan oleh lingkungan Desa Sindangjaya secara umum. Kepala Desa Sindangjaya menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan indeks pendidikan di wilayahnya yang selama ini masih tergolong rendah.
“Ini sangat membantu meminimalisir angka putus sekolah di desa kami. Dengan adanya beasiswa ini, beban masyarakat kami berkurang, dan kami berharap kualitas pendidikan di Sindangjaya bisa meningkat pesat,” kata Kades.
Tak berhenti di sini, harapan besar kini digantungkan para penerima manfaat agar fasilitas sekolah seperti ruang kelas dan perpustakaan dapat segera diperbaiki. Hal ini menjadi catatan penting bagi wakil rakyat untuk terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas demi kenyamanan belajar siswa di masa depan.
Dengan adanya stimulan beasiswa PIP ini, pemerintah desa dan pihak sekolah optimis angka anak tidak sekolah (ATS) di wilayah Cipanas dapat ditekan hingga nol persen, memberikan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda di Cianjur.***


































