Ketahanan BUMDes Girimukti Mukti Diduga Mangkrak: Warga Resah, Dana Dipertanyakan

Redaksi Jabar

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 15:06 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,Perwirapost.id // 15Juni 2026 – Program ketahanan ekonomi dan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Girimukti Mukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, diduga tidak berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, warga menyatakan resah dan meminta kejelasan dari pemerintah desa serta pihak pengelola terkait nasib program yang dianggarkan menggunakan dana desa tersebut.

Berdasarkan keterangan sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya, dari keseluruhan rencana kerja, pembangunan fisik yang terealisasi hanyalah pembuatan kandang peternakan saja. Namun ironisnya, bangunan kandang itu pun sudah dibongkar kembali. Alasan yang berkembang di masyarakat adalah lahan tempat dibangunnya kandang tersebut dialihkan dan terseret ke dalam rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) .

Fungsi Pengawasan Dipertanyakan
Kondisi ini memicu serentetan pertanyaan mendasar di kalangan warga:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Apakah dana yang sudah dicairkan untuk pembangunan kandang dikembalikan ke rekening kas desa secara utuh?
– Sebagian anggaran disebutkan digunakan untuk penanaman pakan ternak, namun berapa nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta bukti realisasinya belum diperlihatkan secara terbuka.
– Di mana peran dan fungsi pengawasan dari Inspektorat serta lembaga pengawas internal desa? Mengapa proses perencanaan, pelaksanaan hingga perubahan pemanfaatan lahan tidak dikomunikasikan secara transparan?

Warga menegaskan bahwa anggaran BUMDes adalah uang rakyat yang bersumber dari transfer pemerintah pusat dan daerah. Setiap rupiah wajib dipertanggungjawabkan secara jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan ke publik.

Desakan Kejelasan
“Sampai sekarang kami tidak melihat manfaatnya. Kandang dibangun lalu dibongkar, lahan dipakai untuk KDMP, dana kemana? Kami butuh laporan tertulis, nilai RAB-nya berapa, dan bukti bahwa dana itu tidak hilang atau disalahgunakan,” ujar salah satu tokoh warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Girimukti Mukti dan pengurus BUMDes belum memberikan tanggapan resmi terkait isu ini. Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Bandung Barat segera turun tangan melakukan verifikasi, agar ketahanan BUMDes benar-benar terwujud, bukan sekadar proyek yang mangkrak dan meninggalkan tanda tanya besar.

Dilaporkan oleh: Tim Redaksi
Sumber: Keterangan warga dan pengamatan lapangan

Berita Terkait

Agus Sudrajat Bangga dengan Kekompakan dan Gebrakan Program SWI Jabar
Tidak Patuhi Putusan Inkrah Komisi Informasi, Kades Jatireja Suwandi Terancam Digugat di PTUN Bandung@
Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
Giat STPDN/IPDN 29 Juli 2026 Berlangsung Khidmat, Presiden Prabowo Hadir Lantik Pamong Praja Muda
Pelayanan Dipertanyakan, Pasien Kritis Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Jaya Mekar Padalarang  
Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026
Diduga Gunakan Ijazah Palsu N Akhirnya akan Diilantik Sebagai Anggota BPD Pengisian Perempuan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Mengetuk Pintu Langit Lewat Air Bersih: Jejak Humanis Satres Narkoba Polres Takalar di Tanah Laikang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Gebyar QRIS PAD Takalar Semarakkan HUT ke-81 RI, Bayar PBB-P2 Digital Berhadiah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Pallantikang dan Air Bersih Kini Lebih Terjamin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Dandim 1426/Takalar Paparkan Peran TNI AD Dukung Pembangunan dan Program Pemerintah Lewat Siaran Radio 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Jelang Pemberian Remisi HUT Ke-81 RI, Kalapas Takalar Perkuat Sinergi dengan Pemkab Takalar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pertama Kali Digelar, Bupati Takalar Daeng Manye Tegaskan Disiplin ASN melalui Apel Sore

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:56 WIB

P3A Tamalanrea di Desa Patani Disorot: Anggaran Negara Digelontorkan, Jaringan Irigasi Dipertanyakan Manfaatnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumat Curhat Jadi Jembatan Dialog, Kapolsek Mappakasunggu Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat

Berita Terbaru