Jasad ABK Surakman Ditemukan di Bengkulu, GWI Dorong Pencarian Lima Jurnalis Dilanjutkan

PERWIRA POST

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 01:46 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, |  Titik terang muncul dalam pencarian rombongan lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Salah satu kru kapal, Surakman atau Sukarman, dipastikan menjadi pria yang jasadnya ditemukan di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026.

Kepastian identitas tersebut diperoleh melalui proses identifikasi dan pemeriksaan DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Informasi mengenai hasil identifikasi itu disampaikan pihak kepolisian pada Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surakman merupakan satu dari tiga kru kapal yang membawa lima jurnalis untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut diketahui berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, pada 7 September 2026 sebelum kemudian dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhistiro Pranoto, Firdaus Daus, dan Donal Husni. Sementara dua kru lainnya adalah Warta selaku nakhoda dan Heriyanto sebagai pemandu.

GWI Dorong Upaya Pencarian Lima Jurnalis

Menanggapi perkembangan tersebut, Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kota Tangerang mendorong agar informasi mengenai ditemukannya Surakman menjadi bahan evaluasi bagi pihak berwenang dalam menentukan langkah pencarian selanjutnya terhadap lima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan.

Ketua GWI DPC Kota Tangerang, Muhammad Aqil Bahri, S.H., menyampaikan duka atas ditemukannya Surakman sekaligus berharap upaya pencarian terhadap lima jurnalis dapat kembali dilakukan apabila terdapat dasar informasi baru dan secara operasional memungkinkan sesuai ketentuan SAR.

“Kami menyampaikan duka mendalam atas ditemukannya Surakman. Namun, masih ada lima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya. Kami berharap seluruh pihak terkait dapat kembali melakukan upaya pencarian apabila secara operasional dan ketentuan SAR memungkinkan.”

Menurut GWI, dorongan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengambil alih kewenangan Basarnas maupun aparat terkait, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan.

Operasi SAR Sebelumnya Berakhir 17 September

Sebelumnya, operasi SAR terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang telah dilakukan hingga 17 September 2026. Pencarian melibatkan unsur gabungan dengan pengerahan kapal dan personel serta perluasan wilayah pencarian.

Perkembangan terbaru berupa ditemukannya jasad Surakman di Pulau Enggano menjadi informasi penting yang dapat dipertimbangkan oleh pihak berwenang dalam menentukan langkah berikutnya.

GWI berharap informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh unsur terkait, termasuk dalam menentukan kemungkinan dilanjutkannya pencarian terhadap lima jurnalis yang masih belum ditemukan.

GWI juga meminta agar setiap langkah penanganan tetap mengedepankan keselamatan personel SAR, prosedur operasional, akurasi informasi, serta komunikasi yang jelas kepada keluarga korban.

Hingga perkembangan terakhir, keberadaan lima jurnalis tersebut masih dalam proses pencarian dan belum terdapat informasi terverifikasi mengenai kondisi maupun lokasi mereka.

(Red-Tim)

Berita Terkait

SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan
Jaga Kamtibmas Jakarta Raya, Tokoh Pemuda Tangsel: Perkuat Kebersamaan Antar Komunitas Pemuda, Pelajar & Gen Z
Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon
Gerakan Pemuda Merdeka Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih
Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah
Bukan Sekadar Kunjungan, Ketua Umum XTC Indonesia Bangun Kepercayaan dan Ketertiban Organisasi dari Cirebon Raya
XTC Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional, Fokus Regenerasi Menuju 2045
Tiga puluh lima Miliar lebih Dana APBD Jabar untuk Jalan Rutin, Publik Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Respons Cepat Polres Agara, 13 Paket Sabu dan Sejumlah Barang Bukti Diamankan di Desa Pulo Gadung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Serah Terima Jabatan Kabagren dan Kabag SDM

Selasa, 29 September 2026 - 20:49 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru