Jangan Mau di Adu Domba Dengan Narasi Membenci Polisi

PERWIRA POST

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 23:22 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 31/08/2025 | Sejumlah aksi yang berlangsung dalam dua hari terakhir sudah mengarah ke tindakan anarkis. Bahkan mengarah ke tindakan pidana. Mulai dari pembakaran gedung, pembakaran fasilitas umum, penyerangan terhadap markas-markas, dan ada area fasilitas umum yang juga dilakukan pembakaran. Dan juga ada tindakan-tindakan lain yang tentunya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan cenderung mengarah ke peristiwa pidana.

Ada baiknya rakyat bersikap objektif dan adil dalam menilai unjuk rasa atau demonstrasi yang berkaitan dengan aksi demo dalam minggu-minggu ini, Publik pun perlu menilai secara obyektif bagaimana fenoma para pengunjuk rasa (para demonstran) dalam menyampaikan pendapat di muka umum yang berujung tindakan anarkis. Semestinya aksi demonstrasi berjalan damai dan tertib. Jangan sampai melakukan tindakan anarkis dan merugikan rakyat dengan merusak dan membakar fasilitas umum.

Sehingga publik dapat bersikap adil juga terhadap tindakan anggota Polri saat penangan aksi unjuk rasa. Karena Polri bertindak berdasarkan aturan-aturan hukum yang berlaku. Jika ada pimpinan pengunjuk rasa yang harus berhadapan dengan hukum, itu karena polisi memiliki bukti dugaan tindak pidana yang ini akan diuji di pengadilan.
sebab polisi hanya menindak pelaku anarkis yang berada bersama demonstran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami menyesalkan tindakan anarkis sejumlah oknum pendemo. Sebab para pendemo tak seharusnya menarget kantor polisi dan jangan memusuhi polisi, karena mereka hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Kami sangat prihatin sekali karena para pendemo sudah bergeser menjadi kelompok yang melakukan aksi anarkis dengan menjadikan polisi sebagai issue utama, polisi bukan musuh rakyat, mereka juga bagaian dari rakyat yang kebetulan menjadi anggota polri. Sudah menjadi tugas Polisi melakukan tindakan pengamanan secara terukur. Semua perangkat yang digunakan Polri di lapangan dalam penanganan aksi unjuk rasa sejak sebenarnya sudah sesuai SOP dan menjadi standar kepolisian internasional, bahwa tindakan Polri terhadap para pengunjuk rasa yang anarkis itu bertujuan untuk mengurai massa. Tujuan akhirnya adalah untuk menjamin terpeliharanya rasa keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih luas.

Kami juga memahami rasa kecewa, jengkel dan marah masyarakat di karenakan faktor ketidakadilan dan keserakahan yang terjadi sehingga menimbulkan kesulitan ekonomi dan beban hidup rakyat. “Saya berharap seluruh kekecewaan itu jangan dilampiaskan dengan merusak fasilitas umum, menjarah, atau membakar gedung bersejarah. Tindakan seperti itu justru akan merugikan kita semua.”

Kami sangat berharap berharap agar rakyat tidak membenci polisi di tengah rusuhnya pergolakan politik di tanah air, sebab ketika rakyat membenci polisi, maupun pemerintah, maka hal itu yang diinginkan oleh pihak-pihak ketiga dengan kekuatan tertentu ingin memecah belah bangsa.Polisi adalah mitra kita menjaga Kamtibmas, Mungkin ada kekuatan jahat ingin memecah belah kita dan ingin kita hancur.”

Azmi. Hidzaqi
Kordinator LAKSI
Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia

Berita Terkait

Humanis dan Visioner, Kerja Sama SWI–UMJ Buka Akses Pendidikan bagi Wartawan
SWI Bangun Sinergi Nasional, Dari Penguatan Organisasi Hingga Kepedulian Lingkungan
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan
PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi
Dewan Pers Dorong Validasi Keanggotaan Wartawan, SWI Nyatakan Dukungan Penuh
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Pastikan Jajaran Siap Bertugas, Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Mako Polsek Semadam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Polsek Babussalam, Tegaskan Pelayanan Harus Maksimal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Wakapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara Bagikan Bendera Merah Putih Gratis kepada Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Sinergi Jaga Kebersihan Bumi Metuah, Kapolres dan Forkopimda Tinjau TPST Lawe Serke

Berita Terbaru