Berawal dari Laporan Warga, Polisi Grebek Kebun Pisang dan Tangkap Empat Pemakai Sabu di Aceh Tenggara

PERWIRA POST

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 23:45 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara kembali mencatat keberhasilan dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Empat pria warga Desa Tuhi Jongkat, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara, ditangkap saat tengah menggunakan sekaligus melakukan transaksi narkotika jenis sabu di sebuah kebun pisang milik warga di desa tersebut, Sabtu (4/10/2025), sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K., melalui Kepala Seksi Humas Polres Aceh Tenggara, mengatakan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di kawasan kebun tersebut. Masyarakat menduga lokasi tersebut sering menjadi tempat transaksi narkotika.

“Petugas mendapat informasi dari masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di sebuah kebun di Desa Tuhi Jongkat. Tindak lanjut langsung dilakukan oleh tim Opsnal yang kemudian melakukan pengintaian ke lokasi,” ujar Kasi Humas dalam keterangan resminya, Minggu (5/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah beberapa saat melakukan pemantauan, polisi melihat empat pria tengah berkumpul di tengah kebun. Salah satu di antaranya tampak menyelipkan sebuah benda ke sebuah dahan pohon pisang. Tindakan itu semakin menguatkan dugaan petugas bahwa sedang terjadi tindak pidana narkotika di lokasi tersebut.

Petugas pun segera melakukan penyergapan dan penggeledahan di tempat kejadian. Hasilnya, ditemukan satu bungkus sabu dalam plastik klip bening dengan berat bruto 3,42 gram, dua bungkus sabu kecil seberat bruto 0,28 gram, serta sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Keempat pria yang diamankan berinisial SP (23), S (42), SS (37), dan MSA (37), semuanya merupakan warga Desa Tuhi Jongkat.

Bersama keempat tersangka, polisi juga menyita barang bukti lainnya, yakni uang tunai sebesar Rp375.000, dua unit handphone, satu buah dompet, satu kaca pirex, satu bong atau alat hisap sabu, dua buah korek api, satu plastik klip sedang, serta dua pipet bening.

“Hasil penggeledahan menunjukkan adanya keterlibatan aktif dari tersangka. Berdasarkan interogasi awal, sabu yang ditemukan di dahan pohon pisang diakui milik SR, sementara satu bungkus lainnya yang terletak di dekat batang pohon pisang diakui milik SP,” ujar Kasi Humas.

Lebih jauh dijelaskan, keempat tersangka juga mengaku bahwa sebelum ditangkap, mereka sempat menggunakan sabu secara bersama-sama di lokasi kejadian.

Usai ditangkap, mereka langsung digelandang ke Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi juga memastikan akan terus mendalami jaringan pasokan narkoba yang diduga berkaitan dengan barang haram tersebut.

Polres Aceh Tenggara menegaskan bahwa institusinya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba, bahkan hingga ke pelosok desa. Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan operasi kali ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang tidak tinggal diam dan berani melapor kepada kami. Tanpa informasi dari masyarakat, proses penindakan akan lebih sulit dilakukan. Ke depan, kami terus mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba, demi mewujudkan Aceh Tenggara yang bersih dan bebas dari narkotika,” ujar Kasi Humas.

Empat tersangka kini mendekam di ruang tahanan Polres Aceh Tenggara. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Polres Aceh Tenggara menegaskan bakal meningkatkan patroli serta pengawasan kawasan rawan penyalahgunaan narkoba, terutama di daerah pedesaan yang sering dijadikan lokasi transaksi maupun penggunaan narkotika secara tersembunyi.

“Wilayah pedesaan kini menjadi perhatian khusus, karena sindikat narkoba sering memanfaatkan lokasi terpencil untuk menghindari pemantauan aparat. Namun kami tidak akan lengah. Perang terhadap narkoba akan terus kami galakkan di seluruh Aceh Tenggara,” pungkasnya.

Laporan Deni Affaldi

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari
HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan
Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara
Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.
Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi
Polres Aceh Tenggara Hadir, Jaga Keselamatan Pelajar di Pagi Hari
Respons Cepat Polres Agara, 13 Paket Sabu dan Sejumlah Barang Bukti Diamankan di Desa Pulo Gadung
Kapolres Bireuen Pimpin Serah Terima Jabatan Kabagren dan Kabag SDM

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Kapolres Bireuen Berikan Kejutan HUT TNI Ke-81, Antar Kue Ulang Tahun ke Kodim 0111/Bireuen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Kapolres Bireuen Bawa Kue Ulang Tahun ke Batalyon 113 JS, Ucapkan Selamat HUT TNI Ke – 81

Kamis, 24 September 2026 - 19:01 WIB

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih di Gampong Cot Ara Kuta Blang

Rabu, 23 September 2026 - 04:20 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81

Minggu, 20 September 2026 - 18:35 WIB

Kapolres Bireuen Bersama Dandim 0111/Bireuen Tinjau Kesiapan Akhir Jembatan Baru Krueng Tingkeum

Minggu, 20 September 2026 - 17:36 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Peresmian Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Mobilitas Masyarakat Kembali Normal Pasca Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 19:25 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Pembukaan AKSIOMA Kemenag Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 18:29 WIB

Peringati HKGB Ke-74, Bhayangkari Cabang Bireuen Gelar Olah Raga dan Donor Darah

Berita Terbaru