Ketahanan BUMDes Girimukti Mukti Diduga Mangkrak: Warga Resah, Dana Dipertanyakan

Redaksi Jabar

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 15:06 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,Perwirapost.id // 15Juni 2026 – Program ketahanan ekonomi dan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Girimukti Mukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, diduga tidak berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, warga menyatakan resah dan meminta kejelasan dari pemerintah desa serta pihak pengelola terkait nasib program yang dianggarkan menggunakan dana desa tersebut.

Berdasarkan keterangan sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya, dari keseluruhan rencana kerja, pembangunan fisik yang terealisasi hanyalah pembuatan kandang peternakan saja. Namun ironisnya, bangunan kandang itu pun sudah dibongkar kembali. Alasan yang berkembang di masyarakat adalah lahan tempat dibangunnya kandang tersebut dialihkan dan terseret ke dalam rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) .

Fungsi Pengawasan Dipertanyakan
Kondisi ini memicu serentetan pertanyaan mendasar di kalangan warga:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Apakah dana yang sudah dicairkan untuk pembangunan kandang dikembalikan ke rekening kas desa secara utuh?
– Sebagian anggaran disebutkan digunakan untuk penanaman pakan ternak, namun berapa nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta bukti realisasinya belum diperlihatkan secara terbuka.
– Di mana peran dan fungsi pengawasan dari Inspektorat serta lembaga pengawas internal desa? Mengapa proses perencanaan, pelaksanaan hingga perubahan pemanfaatan lahan tidak dikomunikasikan secara transparan?

Warga menegaskan bahwa anggaran BUMDes adalah uang rakyat yang bersumber dari transfer pemerintah pusat dan daerah. Setiap rupiah wajib dipertanggungjawabkan secara jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan ke publik.

Desakan Kejelasan
“Sampai sekarang kami tidak melihat manfaatnya. Kandang dibangun lalu dibongkar, lahan dipakai untuk KDMP, dana kemana? Kami butuh laporan tertulis, nilai RAB-nya berapa, dan bukti bahwa dana itu tidak hilang atau disalahgunakan,” ujar salah satu tokoh warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Girimukti Mukti dan pengurus BUMDes belum memberikan tanggapan resmi terkait isu ini. Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Bandung Barat segera turun tangan melakukan verifikasi, agar ketahanan BUMDes benar-benar terwujud, bukan sekadar proyek yang mangkrak dan meninggalkan tanda tanya besar.

Dilaporkan oleh: Tim Redaksi
Sumber: Keterangan warga dan pengamatan lapangan

Berita Terkait

DPP LPPI Soroti Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong: Jangan Asal Menyimpulkan, Itu Rumah Dinas!
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
Rafly Jatilukito Ajak Generasi Muda Kawal September Hitam dengan Aksi Damai
Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara
DPMK Subulussalam Terima Keberatan Pilkam Gunung Bakti, Status Domisili Nasti Dipertanyakan dan Diminta Diverifikasi
FRONTAL Jawa Timur, Tekankan Pentingnya Regulasi Transportasi Online yang Berkeadilan
600 Pengemudi Ojol Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Ragunan
PERON 26 Serukan Persatuan Driver Online, Dorong Kesejahteraan dan Perlindungan Profesi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:32 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadir, Jaga Keselamatan Pelajar di Pagi Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Respons Cepat Polres Agara, 13 Paket Sabu dan Sejumlah Barang Bukti Diamankan di Desa Pulo Gadung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Serah Terima Jabatan Kabagren dan Kabag SDM

Selasa, 29 September 2026 - 20:49 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru