Ricuh Penolakan Geotermal Cianjur: Warga Ciguntur Jadi Korban Pemukulan, Alat Berat Dipaksa Turun

PERWIRA POST

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:56 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Ketegangan menyelimuti kawasan proyek panas bumi (Geotermal) di Kabupaten Cianjur. Aksi penolakan proyek ini berujung pada insiden kekerasan fisik saat ratusan warga Pasircina menggeruduk lokasi proyek pada Kamis (29/01/2025).

Kericuhan bermula pada ( 27 /01/2025 ) malam ketika pihak pengembang menaikkan dua unit alat berat ke lokasi. Mengetahui hal tersebut, ratusan warga Pasircina yang menolak keras adanya proyek ini, langsung mendatangi lokasi dan memaksa operator untuk menurunkan kembali alat-alat berat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi di lapangan memanas hingga tak terkendali. Dalam proses penurunan paksa tersebut, terjadi insiden pemukulan. Seorang warga asal Ciguntur dilaporkan menjadi korban kekerasan di tengah kerumunan massa.

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Cianjur, Hendry Juanda, mengaku terkejut mendengar adanya bentrokan fisik yang menyebabkan jatuhnya korban. Ia menyayangkan aksi penolakan tersebut harus diwarnai dengan kekerasan.

“Jujur, saya baru tahu sekarang kalau dalam aksi penolakan dua alat berat tersebut telah terjadi insiden pemukulan yang menimbulkan korban. Sebelumnya saya kurang memonitor detail kejadian di lapangan hingga sejauh itu,” ujar Hendry saat dikonfirmasi.

Mengingat situasi yang rawan konflik fisik, Hendrik mendesak agar insiden ini segera diredam agar tidak memicu aksi balasan atau proses hukum yang panjang. Ia berharap kasus pemukulan ini dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah.

“Saya sangat berharap, tolong diantisipasi jangan sampai kejadian seperti ini memakan korban lagi. Mudah-mudahan kejadian pemukulan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus melibatkan proses hukum,” imbaunya.

Menurut Hendrik, pemicu utama gesekan panas di lapangan adalah minimnya komunikasi. Ia menegaskan bahwa pihak pengembang harus bertanggung jawab untuk meredam potensi konflik dengan cara turun langsung ke masyarakat.

“Ini akibat kurangnya sosialisasi. Pengembang harus lebih intens lagi mendekati warga, terutama mereka yang menolak keras. Sampaikan kajian-kajiannya dengan jelas, jangan sampai warga tidak paham dan akhirnya terjadi bentrokan seperti ini,” tegasnya.***

Berita Terkait

Setahun Mengabdi, Brigif TP 37/HS Pacu Swasembada Pangan dan Ekonomi di Karo
Prof Sutan Nasomal SH,MH Minta Gubernur Sulut Bila Terbukti Pecat Kepsek SMAN 9,Manado provinsi Sulawesi Utara Amoral!!
Mengetuk Pintu Langit Lewat Air Bersih: Jejak Humanis Satres Narkoba Polres Takalar di Tanah Laikang
Gebyar QRIS PAD Takalar Semarakkan HUT ke-81 RI, Bayar PBB-P2 Digital Berhadiah
Pemkab Takalar Pasok Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Jembatan Garuda Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Pallantikang dan Air Bersih Kini Lebih Terjamin
Dandim 1426/Takalar Paparkan Peran TNI AD Dukung Pembangunan dan Program Pemerintah Lewat Siaran Radio 
Jelang Pemberian Remisi HUT Ke-81 RI, Kalapas Takalar Perkuat Sinergi dengan Pemkab Takalar

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Yahdi Hasan: Pendidikan dan Perdamaian Jadi Kunci Masa Depan Aceh, Disampaikan di Hari Damai Aceh ke-21 Untuk Menyongsong HUT ke-81 RI di SMAN 1 Badar, Kab. Aceh Tenggara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Pastikan Jajaran Siap Bertugas, Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Mako Polsek Semadam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Polsek Babussalam, Tegaskan Pelayanan Harus Maksimal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Wakapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara Bagikan Bendera Merah Putih Gratis kepada Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Sinergi Jaga Kebersihan Bumi Metuah, Kapolres dan Forkopimda Tinjau TPST Lawe Serke

Berita Terbaru